Showing posts with label Diari. Show all posts
Showing posts with label Diari. Show all posts

9.2.16

Pantai Balekambang

Posted by with 1 comment
 Beberapa waktu lalu, kami sekeluarga berlibur ke Pantai Balekambang barengan sama sahabat dan keluarganya. Micca sudah beberapa kali ke pantai, waktu ke Bali dan Pantai Watu Ulo di Jember. Nadien juga sudah ikut ke Pantai Watu Ulo meski usianya belum 2 tahun, mungkin dia uda lupa rasanya main di pantai. Sementara Pia, ini pengalaman pertamanya.

Pantai Balekambang disebut Tanah Lot-nya Jawa Timur. Pantai ini adalah salah satu obyek wisata pantai yang bisa di kunjuni di Malang. Terletak di kecamatan Bantur, 65 Km sebelah selatan kota Malang. Pantai Balekambang terbentang dengan sangat indah dimana terdapat karang laut sepanjang 2 km dan memiliki lebar 200 meter ke arah laut.
Terdapat 3 pulau yang terdekat dengan dengan pantai ini, yaitu Pulau Ismoyo, Pulau Anoman dan Pulau Wisanggeni. Tepat di atas pulau Ismoyo, terdapat sebuah Pura megah yang bernama Pura Luhur Amertha Jati, dan sebuah jembatan yang menghubungkannya melalui pantai utama Balekambang.
Pada bulan Suro, pantai Balekambang akan lebih ramai dari biasanya karena akan digelar upacara Surohan dan upacara Jalanidha Puja
Daya tarik Balekambang utamanya tentu panorama alam, gelombang ombak yang memanjang hampir dua kilometer, serta hamparan pasir nan luas. Area pasir putih terlihat bersih dari sampah maupun kotoran sehingga cukup nyaman bagi pengunjung untuk bermain dan berolahraga.

31.10.15

Buku Itu Mahal???

Posted by with 1 comment


Buku itu mahal?

Dulu buat saya, buku itu semacam makanan wajib. Tiap lewat Gramedia atau Toko Buku apapun, selalu beli 1-2 buku. Pernah juga beli langsung 1 seri isi 4-5 buku saking mupengnya. Tidak terbatas buku apa, tapi kebanyakan fiksi romantis, chicklit, dan terbanyak adalah dongeng anak. (Harry Potter masuk dongeng tidak?) Tapi itu dulu.. Ketika negara api belum membakar hutan kita. *eeehh

10.3.15

Cerita Panjang tentang Mesin Cuci

Posted by with 2 comments


Pernah baca gak pepatah bilang "mesin cuci mengerjakan setengah pekerjaan ibu rumah tangga". Lebay sih.. Tapi dipikir bener juga. Segala proses mencuci dari awal sampe akhir bener-bener mengambil banyak waktu dalam pekerjaan rumah tangga.
1. Memilah pakaian. Misahin antara yang berwarna dengan yang putih. Antara yang luntur dan nggak. Antara yang kain perlu perlakuan lembut (sutra, sifon, wol, kasmir, paris, dll) dengan yang tahan banting (jeans, dll). Antara handuk-sprei dengan pakaian sekolah. Dst dll dsb.. Bisa 5-10 menit tergantung intermezzo-nya.
2. Merendam. Yang kotor banget perlu direndam dulu sebelum disikat. Artinya mengaduk detergen didalam ember, merendam dan mengucek dan menyikat. Kalo beneran susah ilang noda kudu dipakein pemutih dsb. Nah.. Lengkap kan? Butuh banyak ember pula untuk tiap jenis rendaman. Ahik ahik.. Kamar mandi penuh ember baceman. Bisa jadi merendam ini antara 30 menit sampe 1 jam. Bahkan kalo lupa bisa semalaman deh. Wkwkwk..
3. Lanjut acara utama yaitu mencuci. Bisa di-replay lagi tadi sesi mengucek dan menyikat, sembari mencolek sabun colek, mengoles, sikat, ucek, sikat, ucek, banting. Hahaha.. Kayak jaman dulu nyuci di sungai, pake acara banting-banting deh.. Jangan banting ember kalo capek, eman-eman beli lagi. Yang ini hampir sekitar 1 jam lah kalo mau bersih kinclong bingits.
4. Bilas. Ada bilasan pertama, bilasan kedua, dan selanjutnya entah berapa kali bilas sampai busa detergen hilang. Kalo enggak, baju dijemur nggak kering dikit baunya naudzubillah. Bilas ini berarti nyalakan air, angkat, jebur, angkat, kucek, jeburin lagi, angkat lagi, peressssss sampe jari merah. Bisa di repeat sampe baju lemes, jari pedes dan boyok ngenes. Proses ini juga bisa 1 jam lebih. 
5. Kalo mau wangi, yuk rendam sekali lagi pake pewangi dan pelembut. Sejam dua jam ditinggal nonton sinetron kebablas lupa jemur. Alamak uda sore hujan pula. Hajaaaab...
6. Bilasan terakhir abis direndam pewangi, masih harus diperes lagi sampe mamel (lembab) baru dijemur. Berapa jam tu totalnya bo ibooo?

6.3.15

Magnum, For Pleasure Seeker (Bukan iklan!!!)

Posted by with No comments
Perhatian!!
Tulisan ini bukan iklan atau promo produk.
Bukan pula tentang memuji atau menjatuhkan suatu produk.
Tulisan ini cuma iseng mengomentari produk favorit dipandang dari kacamata dan kantong saya.
Siapa yang belum pernah makan Magnum? Jargonnya itu "For Pleasure Seeker" pasti uda banyak muncul di tivi-tivi nasional. Belum tiap kali masuk supermarket sering berpapasan sama box es krim ini. Hmmm... Langsung ngiler.
Sejak kenal Magnum, saya jarang makan es krim lain. Bukannya sering makan juga. Magnum termasuk benda istimewah dalam daftar belanjaan saya. Belinya belum tentu seminggu sekali. Paling sebulan 2 kali uda keren ituuh.. Gile harganya bo'... Bisa buat beli es stik lain dapet 3 biji.
Favorit saya Magnum Almond. Kayaknya belum tergantikan sama varian lain yang uda saya cobain termasuk yang black dan pink. Magnum terlepas dari jenis variannya, menyuguhkan es krim yang enak dan lezat, coklatnya tebel dan kriuk kriuk (Aihmak.. elap iler). Rasa yang Almond itu pas banget nggak terlalu manis (buat saya). Bener-bener coklat, bukan campuran sama susu. Kadang saya sampe berpikir, makan Magnum itu nggak bisa cuma 1, minimal harus 3 baru kenyang (baca : rakus). Suami saya kalo lagi ada maunya juga nyogoknya pake Magnum Almond. Hehehehe...

15.2.15

Maka Jelaskanlah Padaku

Posted by with No comments


Jelas aku merindumu..
Di masa lalu, yang mengabur
Di masa ini, yang hampir pudar
Bahkan di masa depan, yang belum terlukis kanvasnya

Jelas aku memujamu..
Pahatan tangan Pemilik Langit di wajahmu,
Belaian halus satin kulitmu,
Buaian wangi nafas surgamu,
Alunan mantra cinta suaramu,
Hingga dekapan menyekap didadamu

Jelas aku memilihmu..
Menumpahkan tinta hidupku di lembaran putihmu
Menyerahkan rangkaian jiwaku di lembah ragamu
Membelah kepingan hatiku disematkan dihatimu
Bahkan merelakan nyawaku ditelan emosimu

Tapi JELASKAN padaku,
Apakah mataharimu akan terbit di bumiku?
Apakah bulanmu akan mengorbit di malamku?
Apakah bintangmu berpendar di planetku?
Apakah pelangimu melingkar di langitku?
Dan, Apakah cintamu sekuat cintaku?

Ataukah hanya hujan yang kau kirimkan di duniaku?
Memudarkan warna pelangi mataku?
Mengaburkan suara mantra yang berdengung nyaring digendang telingaku?
Menyebarkan aroma pedih di hidungku?
Petir dan kilat yang kau getarkan,
Takkan pernah bisa meruntuhkan hasratku padamu cintaku..
Karena JELAS sudah bagiKU, kau hidup dan matiku.

Sekarang jelaskan saja..
Jawab ringkas saja..
Apakah YA atau TIDAK?

Karena jika YA, aku akan mencintaimu sampai mati..
Namun jika TIDAK, maka, aku pun akan membencimu sampai kau yang mati..

*ingatlah, bahwa Aku, si possesif*


Kapok koeeennn...

11.2.15

Sepi ku

Posted by with No comments

Sepi..
Ya, cuma sunyi.
Aku tahu bahwa kau rasa.
Tapi tetap saja.
Sunyi.. Tak ada arti.

Karena jauhmu tak dapat kugapai.
Karena dekatmu pun tak dapat kusentuh.

Hanya menatap purnama sempurna.
Berharap kau juga melihat ke arah yang sama.
Sentuh benakku.
Kau tahu, ku sendiri.


10.2.15

#Tantangan Menu 4 Bintang HHBF ala Mami

Posted by with 2 comments

Alhamdulillah di Facebook sering di tag temen, bukan dagangan, tapi tantangan. Sebenernya ya ngeri-ngeri juga ngikutin, bukan apa-apa sih, takut jelek hasilnya. Tantangannya banyak berkisar soal makanan alias Food Challenge. Upload foto dan resep, tag orang berikutnya untuk melanjutkan tantangan.
Terakhir kemaren saya dilemparin sutil estafet seorang sahabat, hastagnya #TantanganMenu4BintangHHBF. Alamak... Saya pernah denger Menu 4 Bintang ini, tapi abis tu lupa.

8.2.15

Surat Cinta Untuk Tuhan

Posted by with No comments

Tuhan menciptakan mereka,
Api dan es
Utara dan Selatan
Matahari dan bulan
Siang dan malam
Hitam dan putih
Langit dan bumi
Terang dan gelap
Sedih dan bahagia
Cinta dan benci
Laki-laki dan perempuan

Sepasang untuk setiap milikNya
Entah itu saling melengkapi
Saling memunggungi dan saling menggantikan
Atau saling menghabisi jika disatukan

Bagaimana reaksi Tuhan, jika aku, si manusia biasaNya
MemintaNya, sekaliiiiiiii saja…
Menyatukan pasangan-pasangan itu dalam duniaku?
[kan DIA bilang, hanya kepadaNya aku bisa meminta, betul tidak?]

Jadi, Tuhan, bila Engkau mendengar doaku, maka …
Aku mau, selama apinya membakar hatiku, esku mendinginkan fikirannya
Aku mau, Utaranya menjadi utaraku, dan selatanku menjadi selatannya ketika kami saling mencari
Aku mau, bila siangnya bersamaku, maka malamku pun tidur dipeluknya
Aku mau, Langitku dan buminya tak ada garis batas yang menghalangi
Aku mau, terangnya kebaikannya menutupi gelapnya keburukanku
Aku mau, ia merasakan bahagiaku saat aku dapat mengobati kesedihannya
Aku mau, ia mencintaiku sebesar aku membenci kehilangannya
Aku mau, hanya ia laki-lakiku sementara hanya aku perempuannya

Hanya itu…
Banyak tidak permintaanku Tuhanku yang Maha Sempurna?
Bila terlalu banyak,
Kabulkanlah yang terakhir saja
“Hanya ia laki-lakiku sementara hanya aku perempuannya”
Yang lainnya, bisa kupikirkan caranya
TakdirMu adalah nasibku


NB :
Tuhan, mohon segera dibalas ya…


Ana Uhibbuki Fillah - Aku Mencintaimu Karena Allah

7.2.15

Tips Mengatur Belanja Mingguan

Posted by with 14 comments
BBM naik-turun? TDL mencekik? Imbasnya jatah belanja mulai bergoncang heboh. Sama buuuuk.. Yang orang kaya aja bisa mengencangkan ikat pinggang, apalagi yang menengah mendlosor? Manalagi yang mau dikencangkan? Percuma juga menggerutu, memaki pemerintah, mengeluh dan sejenisnya. Harga cabe naik ya naik ajee.. *pedesss
Saya cuma mau berbagi pengalaman dapur yang simpel, istilahnya sih hemat ya mak, bukan kikir bin pelit ya. Masak tega sih anak tiap hari makan tempe-tahu melulu. Ntar anaknya kurang nangkep pelajaran (karena laper) yang disalahin pelajarannya yang terlalu sulit. Hahaha.. Becanda yoo...
Yuk belajar bareng cara menyiapkan masakan seminggu lengkap..

29.1.15

Rembang Petang

Posted by with No comments
Bukannya aku tak peduli pada matahari
Dan bukannya aku tak sudi memeluk bulan
Ketika batas antara pagi dan malam memburuku
Aku berada di rembang petang yang menggenangiku dengan cemburu
Ragu untuk menyerah pada malam
Enggan untuk mengingkari pagi
Mata hatiku yang rapuh kian buta meraba remang cahaya
Namun tak sekalipun kedipannya melemah karena duka

Jadi kukira, tak ada yang bisa kulakukan lagi
Selain mengucap Bismillah dalam hati
Dan berdiri sendiri sampai kedipan terakhir
Diantara matahari dan bulan
Di kubangan rembang petang



@ FB 19 Maret 2010
Link

28.1.15

Nge-Grup di Facebook (Part 3)

Posted by with No comments

Masih tentang Grup di Facebook
Boleh saya kasi gambaran, sebaiknya gimana kita memilih grup dan menjaga etika di dalam grup?


27.1.15

Menikah itu butuh Pengertian

Posted by with No comments

Bukan hal yang aneh ketika pasangan-pasangan yang menikah beberapa tahun, baik yang baru maupun yang uda bangkotan, masih aja berbeda pendapat sampai bertengkar. Sejatinya, setiap pasangan memang saling berbeda, bisa jadi bertolakbelakang. Hanya sedikit yang memang benar-benar seirama (dangdut keleess..). Asalnya emang dari sifat dan karakter masing-masing orang yang pada dasarnya nggak sama. Hal prinsip meskipun sepele akan diperlebar kalo memang nggak se-ide. Tinggal masing-masing personal aja menyikapinya gimana.

Nge-Grup di Facebook (Part 2)

Posted by with No comments

Kalo yang kemaren dibahas grup yang bermanfaat, lain lagi grup yang saya kepo-in ini. Buat saya (saya loh yaa...) Banyak grup yang tidak bermanfaat sama sekali tapi sekedar lucu-lucuan juga bolehlah dikunjungi.
Ada grup yang isinya ibu-ibu setres, postingannya ya mereka lagi stres apa gitu.. Nanti yang lain ngomentarin. "Eyke stresss booook, suami ga pulang, ga kasi uang belanja, selingkuh sama mantannya, anak gue nakal, mertua jahat, tetangga usil..." (Ke laut aja mbak, tenggelem sama ikan paus)

26.1.15

Nge-Grup di Facebook (Part 1)

Posted by with No comments

Pengen cerita tentang grup di Facebook yang makin menjamur. Banyaaaaaak sebanyak-banyaknya. Ini dikarenakan membuat grup sangat mudah, tinggal klik create grup, kasi nama, kasi deskripsi, tambahin temen, kasi ikon.. Voilaaa... Jadi deh Grup baru. Saya sendiri sekarang masih aktif jadi admin di 2 grup umum, 1 grup rahasia dan 2 grup komunitas khusus. Juga ada beberapa grup kecil yang saya buat temporary, setelah selesai saya hapus. Senangnya jadi admin adalah banyak teman dan bisa ngatur-ngatur orang, hehehe... Nggak sih, nggak segitunya....

22.1.15

Oleh-oleh dari Mekkah

Posted by with No comments
Siapa yang ga pengen ke Mekkah?
Siapa yang menolak ibadah ke depan Ka'bah?

Umat Muslim manapun di dunia ini, merindukan dan memimpikan pergi ke Mekkah, menjalankan ibadah Umroh dan Haji sebagai bentuk syukur dan sebagai bentuk ibadah dalam mendekatkan diri kepada Allah. Saya pun demikian. Mimpi berwisata ke Singapore atau kota impian Italia dan Paris bisa menunggu. Suami juga berpikiran yang sama, bahwa hal terbesar yang menjadi tujuan kami bukanlah rumah mewah atau harta benda terbanyak, tapi berkunjung ke Baitullah berkali-kali (kalo bisa). Amin Allohuma Aaamiiiin...
Kalo sekarang karena kami belum mampu, ya pergi ke Mekkah cukup disampaikan dalam permintaan kepada Allah. Semoga kelak dikabulkan pergi Umroh dan Haji bareng suami tercinta, anak dan keluarga besar. Aaamiin...

17.1.15

Blogging Exploring

Posted by with No comments

Assalamualaikum...
Seperti kalo pertama kali memulai sesuatu, saya nggak akan bisa berhenti berpikir gimana-gimana-gimana dan gimana seterusnya. Ada aja ide mendadak muncul dikepala, gimana klo dibuat gini, gimana gitu, gimana ya caranya? Tutorial blog mendadak jadi jujugan saya tiap malam sebelum tidur atau pagi sambil menanak nasi. Excited berlebihan sebetulnya. Ya tapi itu kayak uda jadi sifat dasar. Begitu menemukan ide, harus dicatat, minimal di hp. Kalo nggak bisa menguap dan besoknya pas ada waktu luang, tinggal menggerutu habis-habisan kalo yang mau dikerjakan lupa. Grrrrrrrr....

Beberapa subjek baru akan muncul di blog ini, tentunyah karena saya pun berdagang online, maka akan ada postingan tentang barang dagangan saya (njaring pelanggan dong aaah...). Makanya, sambil belajar sambil berdagang maksudnya. Hahahaha...
Yuk ah, blogging lagi. Masih pemula, tapi Alhamdulillah merasa bersemangat.

*seruput Chococinno

15.1.15

Write and Write

Posted by with No comments
Bismillahirrohmanirrohim...

   Menelusuri berkas blog yang lama sampe njelimet, berusaha nemu kata kunci, keyword, password, yang ada malah sewot ga nemu-nemu. Lupa nama blognya, sekaligus kunci pintunya. Yowes kacau.
   Uda kali ke 4 seperti itu. Hilang deh yang namanya berkas-berkas purbakala sejak jaman kuliah. Cerita-cerita mulai dari sekedar terpeleset di mall bagus di Medan sampe cerita demo mahasiswa menentang pendirian Malang Town Square tinggal kenangan, lupa juga yang ditulis apa. Terakhir nge-blog sebelum ada setelah ada Adin lakok keterusan lupa ngisi dan akhirnya wassalam. Yauda bikin lagi, apa gunanya blog gratis? Hobi menulis ga bisa dipisahkan. Walo hanya sekedar nulis pengantar resep abal-abal, status alay di Facebokk atau bahkan nulis pengumuman di grup-grup kece yang dipegang saat ini. Rasanya menulis itu semacam meluapkan emosi di kepala yang ga ada akhirnya... Aelaah.... Timbang ngomong, susah bener.